Sudah dua kali Senin isteriku membekaliku masakan rumah. Lumayan untuk makan siang dan malam. Cukup beli nasi dan sayurnya di tempat biasa makan. Senin yang lalu dibekali pepes ikan kembung, dan tidak bersisa untuk makan malam. Nikmatnya masakan yang dimasak dengan sepenuh hati cinta.... Menyesal hanya membawa satu pepes. Walaupun mengaku tidak hobi masak, tetapi harus aku akui masakannya lezat dan aku selalu makan dengan lahap. Mungkin bakat dari ibu mertuaku yang suka masak menurun pada isteriku, seperti juga kakak dan adik perempuannya. Isteriku selalu komplain karena aku jarang sekali memuji masakannya. Aku memang bukan tipe lelaki verbalis. Pelit pujian, begitu isteriku memvonisku. Tetapi dari cara aku makan, aku mengekspresikan pujian itu.
Dan Senin ini dibekali gepuk goreng. Lumayan banyak, cukup sampai makan siang besok. Kalau yang ini racikan ibu mertuaku, isteriku tinggal menggorengnya saja. Kali ini bekalku lengkap dengan nasi dan air minum. Mudah-mudahan dengan kesediaanku membawa bekal ini dapat membahagiakan hati isteriku.